Perbedaan MYOB Accounting dengan MYOB Premier.

Agustus 4, 2011 3 komentar

Dear all.

Ternyata masih banyak yang belum mengetahui mengenai perbedaan penggunaan untuk MYOB accounting dengan MYOB Premier. Versi terakhir untuk MYOB Accounting ada Versi 18, sedangkan MYOB Premier Versi 12.  Ada beberapa perbedaan dari 2 jenis tersebut, tapi berikut perbedaan yang sangat penting yang harus diketahui :

MYOB ACCOUNTING :

  • Single User (Hanya dapat digunakan 1 Userl)
  • Single Currency (Haya dapat menggunakan Satu Mata Uang)
MYOB PREMIER
  • Multi User (Banyak Pengguna, lebih dari 1 user) Maksimal 25 User.
  • Multi Currency (Lebih dari satu mata Uang)
Semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum.
Kategori:MYOB

UEN dan GST pada Premier v12 Singapore Edition

UEN adalah nomor identifikasi standar dari suatu entitas di Singapura. UEN harus menjadi entitas terdaftar sebagai KTP untuk warga Singapura. UEN harus digunakan untuk interaksi Anda dengan Instansi Pemerintah. UEN akan mengganti semua nomor identifikasi lain yang dikeluarkan untuk Anda oleh instansi pemerintah yang berbeda. Tapi ini di Singapura Lhoo.. ;). Jadi pada saat awal pengisian di kosongkan saja. Just Info ;)

 

GST (Good and Services Tax) adalah pajak yang dipungut atas impor barang, serta hampir semua pasokan barang dan Jasa. Pengecualian hanya untuk penjualan dan sewa properti perumahan dan sebagian besar jasa keuangan. Jika di Indonesia GST hampir sama dengan PPn.

Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum.

Kategori:MYOB

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1432 H

Semoga Puasa di tahun ini Barokah.

Kategori:MYOB

Membuat Job

Job di dalam MYOB dapat diartikan sebagai bagian pekerjaan di dalam sebuah departemen. Dengan penggunaan Job, sebuah perusahaan dapat melihat laba rugi pada tiap Bagian pekerjaan tersebut.

Tidak semua perusahaan harus mengunakan Fungsi Job ini. Berikut perusahaan yang cocok untuk menggunakan fasilitas job ini :

  • Perusahaan konstruksi
  • Perusahaan anak/cabang
  • Sekolahan atau lembaga pendidikan
  • Perusahaan industri dengan sistem harga pokok pesanan
  • Perusahaan yang menjadikan setiap departemen sebagai profit center

Berikut cara membuat Job List pada MYOB :

  1. Buka menu LIST
  2. Pilih JOB
  3. Klik NEW

Create Job

Job List

Contoh Laporan Laba Rugi pada daftar Job :

L/R Job

BUDGET JOB

Setiap job dapat dibuatkan anggarannya untuk Pendapatan dan Biayanya. Pembuatan anggaran ini dilakukan untuk membandingkan aktual pendapatan dan biaya dengan anggaran yang sudah dianggarkan.

Semoga bermanfaat.

Regards.

Denki Fraja

Wassalamualaikum.

Kategori:MYOB

Membuat Tax Codes

Desember 27, 2010 1 komentar

Pembuatan Tax Codes/ kode Pajak dapat kita lakukan pada MYOB. Pada dasarnya, MYOB sudah menyediakan daftar tax code yang dapat dipakai. Namun daftar tersebut disesuaikan dengan MYOB version-nya. Pada kali ini, Versi yang saya gunakan adalah Versi SINGAPORE. Jika anda ingin melihat list tax codes-nya adalah sebagai berikut :

Untuk melihat Daftar Pajaknya (Tax Code List) :

  • Pilih Menu LIST.
  • Pilih TAX CODES

Banyak sekali bukan?.. ;D.

Daftar tax code yang tidak dipakai tersebut lebih baik kita hapus. Caranya :

  1. Pilih Tax Code yang ingin dihapus, tekan ALT+E kemudian Pilih “Delete Tax Code” atau dengan
  2. Double Klik Tax Code yang ingin dihapus, kemudian Klik Kanan, pilih “Delete Tax Code”

Setelah kita menghapus, kita Dapat membuat Tax Code yang Kita inginkan, misalkan Kita akan membuat Pajak PPN 10%.

Langkahnya :

Pada tampilan Tax Code List, seperti gambar diatas. Pilih Button NEW. Kemudian isikan Data seperti berikut :

Terdapat beberapa Tipe Pajak (Tax Type) yang ada pada MYOB.

  • Consolidated : Tipe Pajak yang terdiri dari beberapa tarif pajak atau Tipe pajak Gabungan. Biasanya terjadi pada barang Impor, selain dikenakan PPN juga dikenakan PPnBM.
  • Import Duty : Pajak ini digunakan sebagai pencatatan transaksi atas biaya Impor. Contohnya dapat diliat pada gambar dibawah ini :
  • Sales Tax : Tipe pajak ini digunakan sebagai pajak Penjualan. Tarif Pajak ini tidak bisa dikreditkan. Biasanya diterapkan untuk penjualan barang mewah, pajak hotel, restoran dan lainnya.
  • Good & Services Tax : Tipe Pajak ini sama seperti dengan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) . Tarif pajak ini bisa dikreditkan. Di Indonesia tarif PPN-nya 10%.
  • Input Taxed : Tipe pajak ini untuk mencatat PPN masukan atas transaksi pembelian barang yang berkaitan dengan usaha perusahaan, tetapi tidak memungut PPN dari pelanggannya.
  • Non-Taxable (N-T) : Tipe Pajak ini, Sudah pasti ada di dalam MYOB. Kode pajak ini termasuk di kelompok tipe pajak penjualan dan dapat diterapkan pada pencatatan transaksi yang tidak dikenakan tarif (Pajak Penjualan Nihil)

Semoga bisa membantu dalam pekerjaan atau tugas Kuliah Anda.

Best Regards.

Denki Fraja

Wassalamualaikum.

Kategori:MYOB

Mengisi Saldo Piutang dan Hutang

Desember 15, 2010 1 komentar

Pada saat perusahaan melakukan konversi aplikasi akuntasi ke MYOB, biasanya terdapat saldo Piutang/Hutang yang perlu diinput ke dalam MYOB. Nah Bagaimana cara menginput Saldo Piutang dan Hutang tersebut. Berikut cara yang dapat Anda lakukan :

-MEMASUKKAN SALDO PIUTANG-

1. Pilih menu Setup

2. Pilih Customer Balance

3. Pilih Customer yang masih memiliki Hutang [Baca Piutang untuk ANDA]

4. Klik Button ADD SALE.

kemudian MYOB akan menampilkan layar HISTORICAL SALE

Contoh :

Misalkan, pada saat Awal Bulan 1 Januari 2010 (Conversion Month),  PT. Jaya Jasa masih memiliki Tagihan(piutang) tertanggal 31/12/2009 sebesar Rp. 3,200.

Isikan No Invoice, Date, CustomerPO#, Memo, Total Including Tax, dan Pilih Tax Code VAT(Value Added Tax 10%)

-MEMASUKKAN SALDO HUTANG-

1. Pilih menu Setup

2. Pilih Supplier Balance

3. Pilih Supplier yang memberikan hutang.

4. Klik Button ADD PURCHASE

Kemudian MYOB akan menampilkan layar HISTORICAL PURCHASE.

Contoh :

Misalkan, pada saat awal Bulan 1 Januari (Conversion Month), Perusahaan masih memiliki Hutang kepada PT. GUNUNG MELETUS tertanggal 28/12/2009 sebesar Rp. 4,300.

Isikan Nomor PO, Date, Supplier Inv.#, Memo, Total Including Tax dan pilih Tax Code VAT(Value Added Tax 10%).

Cukup Mudah Bukan…? ;D..

Semoga bisa membantu dalam Pekerjaan Anda.

Regards.

Denki Fraja

Wassalamualaikum.

Kategori:MYOB

Membuat Data Customer dan Supplier

Desember 15, 2010 Tinggalkan komentar

Customer atau Pembeli merupakan pihak yang melakukan pembelian suatu barang/jasa. Sedangkan Supplier atau Penjual merupakan pihak yang mengeluarkan barang(menjual) atas permintaan Customer/pembeli.

Pembuatan Data customer dan Supplier pada Myob, dapat dilakukan dengan mudah. Berikut cara membuat data Customer dan Supplier :

Pertama : Pada tampilan Command Centre,

1. Pilih Card File

2. Pilih Card List [pada layar Card List terdapat 5 kolom tabulasi yaitu All cards, Customer, Supplier, Employee dan Personal.] Pilih Customer.

3. Klik Button NEW

Kemudian akan Tampil Layar CARD INFORMATION.

Contoh : Membuat Data Customer PT. JAYA JASA

Card Type : Jenis Card-nya [Customer, Supplier, Employee.........]

Name :  Nama Perusahaan

Card ID : Nomor Card

Location : Pilihan Alamat , Address 1-5

Address : Isian Alamat Perusahaan, berdasarkan Location

Dan terus diisikan berdasarkan data perusahaan.

Jika Sudah klik OK. dan Bila ingin membuat Customer Baru lagi, Cukup Klik Button NEW.

Untuk Pembuatan Supplier langkah yang dilakukan sama seperti membuat Customer. Anda cukup memilih Kolom Supplier pada Layar Card List. Kemudian lakukan hal yang sama pada saat pembuatan Customer.

Cukup Mudah Bukan..?. Semoga bisa membantu dalam Pekerjaan Anda.

Regards.

Denki Fraja

Wassalamualaikum.

Kategori:MYOB
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.